Agostini: “Rossi Membutuhkan Motor Yang Sempurna, Namun Stoner Tidak”

Buruknya performa Rossi pada musim pertamanya dengan Ducati selalu hangat diperbincangkan. Keadaan Rossi saat ini selalu di bandingkan dengan keadaan Stoner yang sangat berlawanan pada musim pertamanya bersama Ducati.



Salah satunya adalah Giacomo Agostini. Dalam sebuah acara di sirkuit Imola, Agostini berpendapat tentang era MotoGP modern, terutama tentang Rossi dan Stoner.

“Ketika Velentino menang di setiap waktu, saya sedikit melihat diri saya dalam dirinya. Tapi kami juga memiliki karakteristik yang berbeda. Dia selalu menempatkan diri pada show yang baik. Ia memiliki kekuatan untuk stay dengan rivalnya bahkan ketika ia cukup cepat untuk melepaskan diri. Jadi dia tahu bagaimana membuat hal-hal lebih menarik. Kalau saya mungkin telah pergi untuk margin yang lebih besar tanpa mengambil risiko,” kata Agostini seperti yang dilansir oleh GPone.

“Keberhasilan dalam olahraga ini tergantung pada kombinasi rider-motor, dan sayangnya hanya satu pembalap yang bisa menang. Coba lihat di Honda. Meskipun dengan segala sumber daya mereka, mereka tidak memenangkan gelar selama 5 tahun. Tapi Vale berjuang pada motor yang telah menang di masa lalu. Mungkin akan lebih baik dengan 1000(cc). Ia adalah seorang pembalap sensitif, dan ia harus memiliki feeling yang optimal dengan motor untuk bisa menang.”

Kalau Stoner?

“Stoner, bagaimanapun, lebih agresif dan merupakan raw rider, tak pernah setengah-setengah. Di Ducati dia sangat cepat atau ia jatuh. Tapi saya tidak berpikir Valentino telah berhenti menjadi rider yang baik. Ducati mengikuti umpan baliknya, namun proyek ini dibangun oleh para engineer. Pembalap hanya bisa menyumbang pendapatnya. Sederhananya, ia membutuhkan motor yang sempurna, namun Stoner tidak. Hal ini sedikit mengingatkan saya pada diri saya dan Mike Hailwood. Dia kurang peka terhadap feeling bahwa motor itu tidak benar. Ketika saya mencoba motornya rasanya seperti sepotong besi bagi saya, tapi ia mampu pergi dengan cepat dengan motor itu.”

Giacomo juga memberikan pendapat tentang pembalap-pembalap MotoGP yang lain.

“Saya mengagumi agresivitas dan tekad Lorenzo. Saya juga mengagumi konsistensi Dovizioso. Andrea tidak sering crash dan pandai men-setting motor. Ia hanya sedikit kehilangan sesuatu untuk mendapatkan kemenangan, tapi mungkin dia akan menemukan satu sebelum musim berakhir.”

Bagaimana Pendapat Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s